Wednesday, April 18, 2012

the purse of gold

A beggar found a leather purse that someone had dropped in a market place. Opening it, he discovered that it contained 100 pieces of gold. Then he heard a merchant shouted, "A reward! A reaward to the one who find my leather purse!"

Being an honest man, the beggar came forward and handed the purse to the merchant saying, "Here is your purse. Will you keep your word to give a reward now?"\

"Reward?" scoffed the merchant greedily counting the amount of gold. "The purse I dropped had 200 pieces of gold in it. You've already stolen more than the reward I'll give to you.! Go away or I'll tell you to the police."

"I'm an honest man," said the beggar defiantly. "Let's take this matter to the court!" In the court, the judge patiently listened to both sides of the story and said, "I believe you both. Justice is possible! Merchant, you stated that the purse you lost contained 200 pieces of gold. Well, that's a considerable cost. But the purse the beggar found had only 100 pieces of gold. Therefore, it couldn't be the one you lost."

And, with that, the judge gave the purse and all the golds to the beggar.




src:http://narrative-text.blogspot.com/

Tuesday, April 17, 2012

the old man and his pet

One day, there was an old man living in an old hut. He had no one except his lovely pets, a couple of bird. They always made him happy by singing everyday. Without them, the old man thought that live was nothing. He had a family but they had gone already. His wife died in a car accident and his two daughters were there with their mother. He was very sad and felt so deppressed to hear the news. So, he decided to find a lonely place to live. In an old hut in a high mountain. Everyday, he got his food from the trees he planted himself. There were still wide fields in the place where he lived. He didn’t want to bother someone and wanted to buried his sadness in his old hut.
Live was just as usual  when he started his morning. But there was something wrong. He couldn't hear his bird singing. When he went to the cage of the bird, he felt so surprised to find one of the bird died. The other bird was also seem so sad  to find its mate died.  Feeling so sorry to know the mate of his bird died, he planned to free the bird. When he freed the bird, it wasn’t fly at once. It waited for its mate. But after several hours of not moving, the bird flied to find foods around. Weeks went by, the old man was alone for the second time because of the birds dead. But suddenly, he heard a singing of a bird. He knew the singing. It was the singing of his old pet. Surprised by the singing, he went out to look for where the sound was. Surprisingly, he found out his pet. But now, it wasn't alone anymore. It found its new mate. And it looked happy. He saw the birds for somewhile, and thought, “the bird can continue its life well. It finds its new life. Why don’t i do that? Why should i live in this place alone. There are lot of things can be done outside”. Start from that day, the old man came down from his little old hut to the city and started his new life. “Life must go on” he thought.

Sunday, April 15, 2012

private teachers for better achievement

apakah kita perlu guru privat untuk mengajar kita? jawabannya bisa ya bisa tidak. ya jika kita ingin mendalami ilmu yang lebih baik dan tidak jika kita ingin belajar secara otodidak tanpa arahan. adakah orang yang bisa belajar secara otodidak? tentu ada, namun pastinya akan lebih baik lagi jika ada guru atau pembimbing di sampingnya? tau cerita Albert einstein? beliau adalh sorang jenius yang dikeluarkan dari sekolah. lalu apakah ia belajar secara otodidak? jawabannya adalah ya, tapi ia juga memiliki pembimbing dalam hal itu yaitu ibunya. so, kehadiran seorang pembimbing tetaplah diperlukan jika ingin lebih baik lagi. kalau kalian tinggal di daerah Surakarta, maka di sini kami menawarkan jasa GURU PRIVAT: BAHASA INGGRIS, MATEMATIKA, FISIKA,BACA TULIS ALQUR'AN, DLL,baik itu level SD, SMP, SMA, maupun UMUM. call us at (0271) 3200 424. thank you

cara perkalian cepat angka di atas angka 6

Kalau kemarin sudah ane bahas perkalian khusus dengan angka 9, kali ini ane akan bahas perkalian dengan angka di atas 6. Perkalian ini sebenernya sudah di contohkan oleh guru SD kita, namun nggak ada salahnya kalo ane tulis lagi di blog ini sebagai pengingat. Siapa tahu nanti ada temen, saudara, adek, atau keponakan yang nanya. Kalo kita hafal sih ok2 aja, tapi kalo nggak, gimana? Malu kan kalo ditanya berapa 7x8 trus kita pakai kalkulator untuk menjawab. Apalagi kalo ngitungnya pake lidi yang dijejer-jejerin (he.. he...)
Ok, langsung aja ya. Nih cara cepet ngitung perkalian diatas angka 6:
1.   Siapkan tangan kanan dan tangan kiri kita. Bayangkan aja ya, jempol tangan kita yang kanan menunjukkan angka 6, telunjuk angka 7, jari tengah angka 8, jari manis angka 9, dan jari kelingking angka 10. Nih ilustrasinya:
ilustrasi tangan kanan
ilustrasi tangan kiri

2.    Tekuklah jari yang menggambarkan angka yang akan dikalikan. Contohnya perkalian 7x7
ilustrasi tangan kanan
ilustrasi tangan kiri


Lihatlah ilustrasi gambar tangan kiri. Karena perkalian angka  7x7, Jari yang di tekuk adalah dua jari yang menunjukkan angka 6 dan 7 yaitu jari jempol dan jari telunjuk. Begitupun ilustrasi tangan kanan dimana jari yang ditekuk adalah jari jempol dan telunjuk yang menunjukkan angka 6 dan 7.
3.   Tambahkan jumlah jari tangan kiri yang ditekuk dengan jumlah jari tangan kanan yang ditekuk.pada perkalian di atas, jumlah jari tangan kiri yang ditekuk adalah 2 dan jumlah jari tangan kanan yang ditekuk adalah 2. Maka 2+2=4
4.   Kalikan jari tangan kiri yang berdiri dengan jumlah jari tangan kanan yang berdiri. Pada contoh di atas, jari tangan kiri yang berdiri adalah 3 dan jumlah jari tangan  kanan yang berdiri adalah 3. Maka, 3x3=9
5.   Gabungkan penjumlahan dan perkalian yang dihasilkan. Pertambahan ada di urutan pertama dan perkalian ada di urutan kedua. Hasil dari penjumlahan adalah 4 dan jumlah dari perkalian adalah 9. Maka, hasil dari perkalian 7x7=49.
Nah....gimana? mudah kan? Semoga aja nanti kalo ada adek kita yang nanya kita bisa memberikan jawabannya dengan cepat. O iya, satu hal lagi, ketika di langkah yang ke-4 jumlah dari perkalian adalah dua angka, maka angka yang depan ditambahkan ke hasil penjumlahan. Misalkan pada perkalian 6x7, maka jumlah jari tangan  kiri yang ditekuk ada 1 dan jumlah jari tangan kanan yang ditekuk ada 2, maka hasil penjumlahannya adalah 3. Jari tangan kiri yang berdiri ada 4 dan jari tangan kanan yang berdiri ada 3, maka hasil perkaliannya adalah 12. Nah, angka 1 di angka 12 ini kita tambahkan ke hasil penjumlahan tadi. Hasil penjumlahan tadi adalah 3, ditambah satu sama dengan 4. Maka hasil perkalian 6x7=42.

Semoga bermanfaat!!

menghitung cepat perkalian dengan angka 9


gambaran angka di tangan

bagi sebagian orang, perkalian merupakan hal yang susah untuk dikerjakan, khususnya angka-angka besar. nah, kali ini saya akan menuliskan tips sederhana tentang menghitung perkalian dengan angka 9. bagi yang belum tahu dan belum bisa, silahkan dipraktekkan. semoga bermanfaat. cara ini bisa digunakan untuk mengajari anak-anak kita ataupun bagi yang guru les, bisa diajarkan pada putra putri didiknya. caranya sangatlah mudah dan simple. dalam sekali praktek pasti juga langsung bisa ngerjain tuh perkalian dengan 9, tapi inget ya, ini bisa dipraktekkan hanya dengan angka 9. 
caranya, urutkan jari mulai dari jempol tangan kiri sampai jempol tangan kanan (posisi tangan sama ketika posisi berdoa, yaitu telapak tangan menghadap kita). bayangkan bahwa jempol tangan kiri adalah nomer satu, telunjuk tangan kiri adalah angka 2, dan seterusnya sampai jempol tangan kanan yang merupakan angka 10. misalnya, kita akan mengalikan angka 9 dengan angka 6. angka yang harus diperhatikan adalah angka 6. posisi angka 6 dijari kita  terdapat pada jari kelingking tangan kanan kita. tekuklah jari kelingking itu. sekarang, lihat jumlah jari di sebelah kiri jari kelingking tangan kanan. maka, jumlah jari tegak di sebelah kiri jari kelingking tangan kanan adalah lima, dan jumlah jari tegak di sebelah kanan adalah 4, maka 9x4=54. sekarang, coba kita lakukan perkalian 9x8. lihat angka yang ada di jari. angka 8 berada pada jari tengah pada tangan kanan. tekuklah jari tersebut, maka  jumlah jari yang berdiri di sebelah kiri jari yang ditekuk adalah 7 dan jumlah jari berdiri di sebelah kanan jari yang ditekuk adalah 2, maka hasil perkalian antara 8 dan 9 adalah 71. begitulah caranya.....coba aja praketekin...

cara sehat ala rasulullah


Halo sobat Blogger, kali ini saya berbagi ilmu dan info tentang Tips sehat Ala Nabi Muhammad SAW. Kesehatan itu kan penting banget. Penting juga lo dibaca oleh siapapun anda sebagai blogger. Dari kalangan agama apapun ( maaf no sara ) siapa tahu bermanfaat. Monggo dibaca dengan seksama dan dalam tempo yang tidak sesingkat-singkatnya ( Maksudnya lama gitu loh di blog ini he he he )
Dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari, rupanya tanpa kita sadari,  tak boleh sembarangan. Inilah faktor penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain2 penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yg lainnya. Agar tips sehat ala nabi Muhammad ini bermanfaat untuk semua.
Tahu nggak? Ini adalah Diet Rasullulah SAW kita juga. Seorang Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan. Ini detailmya :

* Jangan minum SUSU bersama DAGING
* Jangan makan DAGING bersama IKAN
* Jangan makan IKAN bersama SUSU
* Jangan makan AYAM bersama SUSU
* Jangan makan IKAN bersama TELUR
* Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
* Jangan minum SUSU bersama CUKA
* Jangan makan BUAH bersama SUSU CTH :- KOKTEL

Aturan dan Cara Makan :
1. JANGAN MAKAN BUAH SETELAH MAKAN NASI, SEBALIKNYA MAKANLAH BUAH TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI.
2. TIDUR 1 JAM SETELAH MAKAN TENGAH HARI. Dengan syarat agar kita bisa bangun untuk sholat malam.
3. JANGAN SESEKALI TINGGAL MAKAN MALAM . BARANG SIAPA YG TINGGAL MAKAN MALAM DIA AKAN DIMAKAN USIA DAN KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA.
Memang sulit mengamalkannya, tapi kalau tak percaya cobalah ! Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek atau tidak dalam waktu singkat.  Cara makan ini Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti. Dalam kitab juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut. Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama ayam. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.
Kemudian saya paparkan untuk anda tips hidup sehat ala Rasulullah berikut ini :
1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh berjamaah.
Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan
2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jum’at beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman” (HR Muslim)
3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :
“Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) “(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda :
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.
4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori- pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung
5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : “Jangan Marah”diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati
6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT
7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi
iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat. ::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah ( Tercela ) dan hiasilah diriku dengan sifat sifat mahmudah ( Terpuji )

kisah uwais al qorni

orang yang berbakti pada ibunya
Pada zaman Nabi Muhammad saw, ada seorang pemuda bernama Uwais Al-Qarni. Ia tinggal dinegeri Yaman. Uwais adalah seorang yang terkenal fakir, hidupnya sangat miskin. Uwais Al-Qarni adalah seorang anak yatim. Bapaknya sudah lama meninggal dunia. Ia hidup bersama ibunya yang telah tua lagi lumpuh. Bahkan, mata ibunya telah buta. Kecuali ibunya, Uwais tidak lagi mempunyai sanak family sama sekali.

Dalam kehidupannya sehari-hari, Uwais Al-Qarni bekerja mencari nafkah dengan menggembalakan domba-domba orang pada waktu siang hari. Upah yang diterimanya cukup buat nafkahnya dengan ibunya. Bila ada kelebihan, terkadang ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti dia dan ibunya. Demikianlah pekerjaan Uwais Al-Qarni setiap hari.

Uwais Al-Qarni terkenal sebagai seorang anak yang taat kepada ibunya dan juga taat beribadah. Uwais Al-Qarni seringkali melakukan puasa. Bila malam tiba, dia selalu berdoa, memohon petunjuk kepada Allah. Alangkah sedihnya hati Uwais Al-Qarni setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka telah bertemu dengan Nabi Muhammad, sedang ia sendiri belum pernah berjumpa dengan Rasulullah. Berita tentang Perang Uhud yang menyebabkan Nabi Muhammad mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya, telah juga didengar oleh Uwais Al-Qarni. Segera Uwais Al-Qarni mengetok giginya dengan batu hingga patah. Hal ini dilakukannya sebagai ungkapan rasa cintanya kepada Nabi Muhammmad saw, sekalipun ia belum pernah bertemu dengan beliau.Hari demi hari berlalu, dan kerinduan Uwais Al-Qarni untuk menemui Nabi saw semakin dalam. Hatinya selalu bertanya-tanya, kapankah ia dapat bertemu Nabi Muhammad saw dan memandang wajah beliau dari dekat? Ia rindu mendengar suara Nabi saw, kerinduan karena iman.
Tapi bukankah ia mempunyai seorang ibu yang telah tua renta dan buta, lagi pula lumpuh? Bagaimana mungkin ia tega meninggalkannya dalam keadaan yang demikian? Hatinya selalu gelisah. Siang dan malam pikirannya diliputi perasaan rindu memandang wajah nabi Muhammad saw.

Akhirnya, kerinduan kepada Nabi saw yang selama ini dipendamnya tak dapat ditahannya lagi. Pada suatu hari ia datang mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinyadan mohon ijin kepada ibunya agar ia diperkenankan pergi menemui Rasulullah di Madinah. Ibu Uwais Al-Qarni walaupun telah uzur, merasa terharu dengan ketika mendengar permohonan anaknya. Ia memaklumi perasaan Uwais Al-Qarni seraya berkata, “pergilah wahai Uwais, anakku! Temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa dengan Nab, segeralah engkau kembali pulang.”

Betapa gembiranya hari Uwais Al-Qarni mendengar ucapan ibunya itu. Segera ia berkemas untuk berangkat. Namun, ia tak lupa mnyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkannya, serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi. Sesudah berpamitan sembari mencium ibunya, berangkatlah Uwais Al-Qarni menuju Madinah.

Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya Uwais Al-Qarni sampai juga dikota madinah. Segera ia mencari rumah nabi Muhammad saw. Setelah ia menemukan rumah Nabi, diketuknya pintu rumah itu sampbil mengucapkan salam, keluarlah seseorang seraya membalas salamnya. Segera saja Uwais Al-Qarni menanyakan Nabi saw yang ingin dijumpainya. Namun ternyata Nabi tidak berada berada dirumahnya, beliau sedang berada di medan pertempuran. Uwais Al-Qarni hanya dapat bertemu dengan Siti Aisyah ra, istri Nabi saw. Betapa kecewanya hati Uwais. Dari jauh ia datang untuk berjumpa langsung dengan Nabi saw, tetapi Nabi saw tidak dapat dijumpainya.

Dalam hati Uwais Al-Qarni bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi saw dari medan perang. Tapi kapankah Nabi pulang? Sedangkan masih terngiang di telinganya pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman, “engkau harus lekas pulang”.

Akhirnya, karena ketaatannya kepada ibunya, pesan ibunya mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi saw. Karena hal itu tidak mungkin, Uwais Al-Qarni dengan terpaksa pamit kepada Siti Aisyah ra untuk segera pulang kembali ke Yaman, dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi saw. Setelah itu, Uwais Al-Qarni pun segera berangkat mengayunkan langkahnya dengan perasaan amat haru.

Peperangan telah usai dan Nabi saw pulang menuju Madinah. Sesampainya di rumah, Nabi saw menanyakan kepada Siti Aisyah ra tentang orang yang mencarinya. Nabi mengatakan bahwa Uwais Al-Qarni anak yang taat kepada ibunya, adalah penghuni langit. Mendengar perkataan Nabi saw, Siti Aisyah ra dan para sahabat tertegun. Menurut keterangan Siti Aisyah ra, memang benar ada yang mencari Nabi saw dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. Nabi Muhammad saw melanjutkan keterangannya tentang Uwais Al-Qarni, penghuni langit itu, kepada para sahabatnya., “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia, perhatikanlah ia mempunyai tanda putih ditengah talapak tangannya.”

Sesudah itu Nabi saw memandang kepada Ali ra dan Umar ra seraya berkata, “suatu ketika apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi.”

Waktu terus berganti, dan Nabi saw kemudian wafat. Kekhalifahan Abu Bakar pun telah digantikan pula oleh Umar bin Khatab. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi saw tentang Uwais Al-Qarni, penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kembali sabda Nabi saw itu kepada sahabat Ali bin Abi Thalib ra. Sejak saat itu setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, Khalifah Umar ra dan Ali ra selalu menanyakan tentang uwais Al Qarni, si fakir yang tak punya apa-apa itu, yang kerjanya hanya menggembalakan domba dan unta setiap hari? Mengapa khalifah Umar ra dan sahabat Nabi, Ali ra, selalu menanyakan dia ?

Rombongan kalifah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka. Suatu ketika, Uwais Al-Qarni turut bersama mereka. Rombongan kalifah itu pun tiba di kota Madinah. Melihat ada rombongan kalifah yang baru datang dari Yaman, segera khalifah Umar ra dan Ali ra mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais Al-Qarni turut bersama mereka. Rombongan kafilah itu mengatakan bahwa Uwais Al-Qarni ada bersama mereka, dia sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, khalifah Umar ra dan Ali ra segera pergi menjumpai Uwais Al-Qarni.

Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, khalifah Umar ra dan Ali ra memberi salam. Tapi rupanya Uwais sedang shalat. Setelah mengakhiri shalatnya dengan salam, Uwais menjawab salam khalifah Umar ra dan Ali ra sambil mendekati kedua sahabat Nabi saw ini dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar ra dengan segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada di telapak tangan Uwais, seperti yang pernah dikatakan oleh Nabi saw. Memang benar! Tampaklah tanda putih di telapak tangan Uwais Al-Qarni.

Wajah Uwais Al-Qarni tampak bercahaya. Benarlah seperti sabda Nabi saw bahwa dia itu adalah penghuni langit. Khalifah Umar ra dan Ali ra menanyakan namanya, dan dijawab, “Abdullah.” Mendengar jawaban Uwais, mereka tertawa dan mengatakan, “Kami juga Abdulla, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya?” Uwais kemudian berkata, “Nama saya Wajah Uwais Al-Qarni”.

Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais Al-Qarni telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali ra memohon agar Uwais membacakan doa dan istighfar untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada Khalifah, “saya lah yang harus meminta doa pada kalian.”

Mendengar perkataan Uwais, khalifah berkata, “Kami datang kesini untuk mohon doa dan istighfar dari anda.” Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais Al-Qarni akhirnya mengangkat tangan, berdoa dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar ra berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menampik dengan berkata, “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi.”

Beberapa tahun kemudian, Uwais Al-Qarni berpulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan, tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, disana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.

Meninggalnya Uwais Al-Qarni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak kenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais Al-Qarni adalah seorang fakir yang tidak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, disitu selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu.

Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais Al-Qarni ? bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir, yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya sehari-hari hanyalah sebagai penggembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang diturunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamanmu.”

Berita meninggalnya Uwais Al-Qarni dan keanehan-keanehan yang terjadi ketika wafatnya telah tersebar ke mana-mana. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya, siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni. Selama ini tidak ada orang yang mengetahui siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni disebabkan permintaan Uwais Al-Qarni sendiri kepada Khalifah Umar ra dan Ali ra, agar merahasiakan tentang dia. Barulah di hari wafatnya mereka mendengar sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi saw, bahwa Uwais Al-Qarni adalah penghuni langit.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India